Desain Rumah Type 36 Minimalis 2 Lantai & 1 Lantai Sederhana Modern

Posted on

Dengan ruang yang terbatas, biasanya kita akan kesulitan bagaimana membagi ruang ataupun meletakkan perabotan. Oleh karena itu penting untuk memilih desain rumah minimalis 1 lantai type 36 yang tepat, agar rumah impian Anda bisa dibangun dengan hasil yang maksimal. Lantas, seperti apa desain yang cocok untuk rumah type 36 bergaya minimalis? Berikut beberapa poin penting desain rumah type 36 minimalis yang banyak diterapkan di Indonesia.

  1. Taman mini dan carport yang tidak terpisahkan
    Ditengah ukuran lahan yang terbatas, ternyata banyak pemilik rumah type 36 yang membangun rumah mereka dengan tetap menyiapkan lahan untuk parker kendaraan dan taman. Taman berukuran mini sudah menjadi cirri khas gaya minimalis yang tidak bisa dilepaskan. Dengan konsep taman bergaya geometris yang kental, taman memberikan elemen natural pada bangunan rumah sekaligus mempercantik penampilan. Sedangkan carport berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan kendaraan.
  2. Ruang tamu dan ruang keluarga yang menjadi satu
    Pemilik rumah type 36 saat ini banyak yang membangun rumah dengan menyatukan ruang keluarga dan ruang tamu menjadi satu. Selain sebagai bentuk efektivitas, menjadikan kedua ruangan ini menjadi satu akan menambah ruang lain yang bisa dimanfaatkan di dalam rumah. Dengan mengusung konsep ini, maka furniture yang paling sering digunakan di ruangan ini adalah televisi dan rak tv minimalis yang hemat tempat.
  3. 1 kamar tidur utama dan 1 kamar tidur anak
    Keterbatasan lahan menjadikan banyak desain rumah minimalis type 36 hanya bisa dibangun dengan model 2 kamar tidur, yakni masing-masing 1 kamar tidur utama dan 1 kamar tidur anak. Konsep demikian sangat pas diterapkan pada keluarga muda yang baru menikah atau yang sudah memiliki seorang anak.
  4. Dapur, kamar mandi dan ruang makan
    Banyak model desain rumah minimalis 1 lantai type 36 yang memperlihatkan penempatan dapur, kamar mandi dan ruang makan saling berdekatan di area belakang rumah. Untuk model dapurnya, bisa dibangun dengan model L atau memanjang. Kemudian untuk menambah tempat penyimpanan, maka biasanya digunakan kitchen set yang menempel di area dinding dapur. Sedangkan untuk kamar mandi, ukuran yang sering digunakan biasanya 1,5 meter persegi atau sedikit lebih besar. Letaknya biasanya berada di bagian belakang rumah atau dekat dengan dapur.
Baca juga :   12 Inspirasi desain Kamar mandi menarik

Desain rumah minimalis type 36 1 lantai memang merepresentasikan kesederhanaan, namun dengan pemilihan furnitur yang tepat serta konsep dekorasi yang tepat, akan membuat ruangan di dalam rumah terlihat lebih lapang dan terhindar dari kata sempit. Jika Anda menyukai model rumah minimalis yang bisa mempertegas kesan luas pada area yang kecil, maka konsep ruangan tanpa sekat bisa menjadi pilihan yang bijak.

Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Type 36
Berbeda dengan desain rumah minimalis type 36 1 lantai, hunian yang dibangun pada area 6×6 meter persegi jika dibangun dengan 2 lantai maka Anda memiliki ruang tambahan untuk dieksplorasi. Rumah dengan 1 lantai, maka otomatis semua ruang utama sebuah rumah akan ditempatkan di 1 lantai tersebut, sedangkan untuk rumah 2 lantai, maka kita bisa memilih akan menempatkan ruang sesuai dengan keinginan kita.

Desain rumah minimalis 2 lantai type 36 akan memberikan kita gambaran yang lebih jelas tentang konsep hunian 2 lantai yang akan kita bangun. Meskipun lahan yang digunakan hanya 36 meter persegi, namun dengan pemilihan desain yang tepat, maka rumah akan terlihat lebih lapang dan tentunya bisa memberikan kenyamanan yang maksimal kepada penghuni rumah. Lantas desain rumah minimalis 2 lantai type 36 seperti apa yang telah banyak digunakan di Indonesia?

  1. Penempatan ruang yang berbeda dengan rumah 1 lantai
    Rumah type 36 dengan 2 lantai memberikan kita lebih banyak pilihan dalam menentukan penempatan ruangan di dalam rumah. Pada banyak desain rumah minimalis 2 lantai yang kita temukan, biasanya ruang-ruang penting untuk privasi anggota keluarga ditempatkan di lantai atas. Contohnya kamar tidur utama dan ruang keluarga. Sedangkan untuk dapur, kamar tidur anak dan kamar mandi ditempatkan di lantai bawah.
  2. Ukuran ruangan yang lebih variatif
    Penambahan lantai juga memberikan kita keleluasaan dalam menentukan ukuran dari masing-masing ruangan. Kita tidak perlu terlalu mencemaskan ukuran dari masing-masing kamar akan terlihat sempit, meskipun dalam penentuan ukurannya wajib kita pertimbangkan dengan matang. Dalam hal ini setiap orang memiliki preferensi yang berbeda-beda, ada yang menyukai ruangan kamar tidur yang lebih besar, ada pula yang menginginkan ruang keluarga untuk berkumpul terlihat lebih lapang. Bicarakan dengan pasangan Anda dalam menentukan konsep dan mengatur ruangan di dalam rumah agar padu dan serasi.
  3. Kombinasi taman untuk kesan natural
    Jika rumah type 36 memaksa kita untuk hanya bisa membuat 1 taman di depan rumah, maka dengan adanya tambahan lantai, Anda bisa mengkombinasikan 2 taman untuk menghiasi rumah. Anda bisa menempatkan 1 taman di depan rumah, sementara satu taman lagi di area belakang rumah. Taman yang berada di depan berfungsi sebagai penghias rumah dan mempercantik penampilan, sedangkan taman yang berada di belakang rumah bisa dimanfaatkan sebagai ruang rekreasi dan refreshing bersama anggota keluarga.
Baca juga :   11 Inspirasi Desain Interior Ruang Tamu

Satu hal yang wajib diperhatikan dalam penentuan desain rumah adalah besaran budjet yang dimiliki. Jangan memaksakan diri jika dana yang ada belum mencukupi untuk membangun rumah 2 lantai, sebaliknya rumah minimalis 1 lantai yang ditata dengan apik juga sudah bisa memberikan kenyamanan pada penghuni rumah.

Leave a Reply