Fungsi bekisting pada pengecoran beton

Posted on
  1. Pada beberapa daerah jenis bekisting knock down sangat sulit untuk di dapatkan.
  2. Membutuhkan tenaga ahli pada proses pekerjaannya
  3. Jenis bekisting knock down tergolong berat, sehingga membutuhkan tenaga alat berat untuk mengangkat dan memindahkannya.

Hal-hal yang harus diperhatikan

Di dalam pembangunan konstruksi untuk pekerjaan bekisting, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk menjaga fungsi bekisting pada pengecoran beton dapat bekerja maksimal selama proses pembentukan struktur beton yaitu :
— 2.1. Kualitas bekisting
Meninjau dari segi kualitas bekisting, penggunaan bekisting pada proyek konstruksi rata-rata mengacu pada dokumen kontrak dan spektek yang menjelaskan tentang jenis bekisting yang akan digunakan dan sudah mempertimbangkan kondisi lapangan proyek yang akan dihadapi.
— 2.2. Biaya
Meninjau dari segi biaya, penggunaan biaya yang akan digunakan haruslah sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang dimana analisa perhitungan volume dan jumlah pemakaian yang telah diperhitungkan dan telah disepakati. [sc name=”iklan-umum-link” ]
— 2.3. Pelaksanaan
Tata cara pelaksanaan pemasangan bekisting harus sesuai prosedur yang telah tertuang di dalam spektek. Dimana untuk setiap jenis bekisting memiliki tahapan pelaksanaan yang berbeda-beda untuk mendapatkan hasil cetakan beton yang berkualitas.
— 2.4. Perawatan
Fungsi bekisting pada pengecoran beton tentunya tidak lepas dari cara perawatan bekisting. Untuk bekisting konvensional yang masih dapat dipakai 2x sekiranya bersihkan sisa-sisa beton apabila telah menempel di permukaan bekisting sehingga tidak akan merusak permukaan beton yang ke-2. Selain itu, pengolesan minyak bekisting pada bekisting knock down juga diperlukan agar bekisting tetap awet dan berkualitas. pengeolesan minyak bekisting ini bisa menggunakan oli bekas, oli sika, solar dan lain-lain. [sc name=”subscribe-website-ini” ]

Leave a Reply