Teori gaya momen T. Jepit

Teori gaya momen T. Jepit

Pada saat anda meninjau gaya momen/ gaya rotasi pada tumpuan jepit bebas pada sebuah balok anda akan menemukan perbedaan yang sangat signifikan, pasalnya cara-cara ataupun prinsip yang terkandung di dalam analisa batang yang terjepit bebas sangat berbeda dengan batang balok yang bertumpu pada tumpuan sendi-rol. Di sini saya akan membahas bagaimana cara kita menganalisa gaya momen yang ada pada struktur kantilever, mari pahami ilustrasi berikut :

teori momen pada statika gaya jepitGambar 1

Gambar 1 merupakan kasus struktur kantilever di bebani gaya momen di tengah bentangnya, nilai momen gaya yaitu sebesar –P. ½.L . langkah pertama yang kita lakukan yaitu analisa dulu gaya-gaya reaksi yang akan terjadi. Seperti yang di terangkan pada gambar 1, RAv = 0 hal ini di sebabkan oleh tidak adanya beban terpusat yang bekerja sepanjang struktur kantilever… adapun Rah = 0 karena struktur kantilever tersebut tak memiliki gaya-gaya yang bekerja searah sumbu batang… sedangkan pada tahanan reaksi momen nilai gayanya sebesar +M. Perlu di ingat +M bukanlah hasil akhir dari nilai reaksi momen sepanjang ½ L, karena pada hakekatnya lendutan yang terjadi pada struktur kantilever akan menyebabkan efek reaksi terhadap daerah tekan (-) sehingga walaupun reaksi momen yang di hasilkan pada tumpuan struktur kantilever bernilai positif (+) ataupun negatif (-) tanda yang mutlak adalah (-) …

Gambar 1 merupakan sebuah gambaran statis tertentu yang memenuhi 3 persamaan yaitu :

ΣKv = 0

ΣKh = 0

ΣM = +M – M = 0

Untuk lebih memahami gambaran ini saya akan mencoba memberikan nilai-nilai terhadap variabel-variabel yang di tentukan :

Gambar 2

Gambar 2 menjelaskan secara detail bagaimana sistem kerja reaksi kantilever terhadap beban momen yang berpangku pada struktur tersebut, Perlu di ingat bahwa posisi gaya momen berada sangat menentukan nilai-nilai reaksi momen yang akan terjadi, untuk itu saya merangkul kesimpulan pada kasus struktur kantilever gambar 2 :

Baca juga :   Pengantar Statika 1

Posisi gaya momen berada menentukan garis akhir penggambaran bidang momen, penggambaran bidang momen selalu berpihak pada batas daerah antara tumpuan jepit dan batas gaya momen berada.
Nilai bidang momen continuenitas dari daerah batas gaya momen berada ke daerah bebas selalu bernilai 0 selama tak ada beban tambahan di daerah tersebut.
Nilai bidang momen selalu (-) walaupun dalam analisa hitungan rotasi reaksi momen adalah (+), tanda (-) merupakan tanda mutlak di sebabkan lenturan yang mengakibatkan efektifitas pembebanan pada daerah tekan.
Jangan mengalihkan fungsi tahanan momen kepada reaksi vertikal, karena reaksi vertikal pada kantilever bersifat singular. Ingatlah selalu tumpuan jepit memiliki 3 persamaan dalam pemecahan struktur statis tertentu, jadi gunakanlah uraian hitungan berdasarkan 3 karakteristik reaksi kantilever.

Perpus Teknik

Pemilik sekaligus pengelola Website Perpusteknik.com

Leave a Reply

Hak Cipta © PerpusTeknik 2020