Panduan Dasar dalam Melakukan SEO Analysis

Panduan Dasar dalam Melakukan SEO Analysis

Posted on

Melakukan analisis SEO (Search Engine Optimizer) adalah hal yang sangat penting apabila kamu sedang membangun laman web, terutama jika tujuannya untuk berbisnis. Hal ini disebabkan analisis SEO dapat meningkatkan jumlah pengunjung, serta meningkatkan efektivitas pemasaran yang dilakukan di website kamu. Selain itu, SEO juga merupakan investasi yang relatif rendah biaya. Mauresmo dan Petrova dalam buku “SEO Guide [2017 Edition]: Search Engine Optimization Guide For Beginners” menjabarkan panduan mengenai analisis SEO, yaitu sebagai berikut.

  1. Evaluasi pesan yang ingin disampaikan

Pastikan bahwa pesan pemasaran yang hendak disampaikan oleh website kamu telah dapat mendeskripsikan bisnis yang dilakukan. Sebaiknya pesan tersebut tidak lebih dari 2 kalimat, disampaikan secara jelas, dan didukung oleh meta title, meta description, keywords, dan isi yang konsisten.

Pada gambar di atas, terlihat meta title /londons-best-burgers-delicious/ yang dengan jelas mendeskripsikan isi laman web tersebut. Meta title tersebut menggunakan keyword yang tepat, yaitu ‘London’ dan ‘best burger’. Keyword tersebut juga konsisten digunakan pada meta description di bagian bawah tautan.

  1. Periksa tautan dalam laman web

Ketika seseorang meng-klik tautan iklan di laman web kamu, maka akan terarah pada suatu laman khusus yang terpisah. Laman terpisah tersebut dinamakan landing page. Landing pages haruslah memenuhi kriteria On-Page SEO, yaitu memanfaatkan keyword dengan maksimal. Area yang dapat diberi keyword antara lain nama domain, judul dokumen, deskripsi dokumen, kata kunci dokumen, CSS references eksternal, header tags, teks konten, gambar, tautan, serta kode HTML. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan SEO Tools.

  1. Periksa peringkat laman web

Ketahui peringkat laman webmu berdasarkan frasa kunci atau keyword yang digunakan, misalnya ‘best burger’ pada contoh di atas. Hal lainnya yang perlu diketahui adalah peringkat web kompetitor dengan keyword yang sama. Dengan demikian, kamu bisa menentukan target peringkat yang ingin dicapai dan mulai melakukan perbaikan dan optimisasi untuk peningkatan peringkat berdasarkan kata kunci tersebut. 

  1. Pilih kata kunci yang tepat
Baca juga :   Mempelajari Bauran Pemasaran yang Wajib Digunakan Para Pelaku Usaha

Terkait dengan poin sebelumnya, kamu perlu memilih kata kunci yang hendak difokuskan. Kamu perlu menemukan satu set kata kunci yang mampu mengoptimisasi laman web kamu dengan efektif. Selanjutnya, gunakan kata kunci tersebut beserta informasi kompetitif lainnya untuk meningkatkan peringkat, seperti misalnya tautan referensi ke situs lain yang lebih populer dan menggunakan kata kunci yang sama.

  1. Tinjau unsur-unsur laman web

Unsur-unsur yang dimaksud antara lain title tag, meta description, meta keywords, header, image alt tag, serta relevansi teks konten. Sebaiknya gunakan kata kunci atau merek usahamu pada awal atau akhir title tag, juga pada meta description, meta keywords, image alt tag, serta tersebar pada teks konten. Periksa berapa jumlah karakter maksimal yang sebaiknya digunakan untuk unsur-unsur di atas, kecuali pada konten. Pastikan pula bahwa setiap landing page menggunakan header. Header merupakan bentuk HTML tag yang akan dibaca oleh mesin pencari untuk mendapatkan informasi mengenai laman webmu.

  1. Periksa kode HTML laman web

Gunakan validation tool untuk menemukan error di dalam situsmu yang harus diperbaiki. Periksa juga apakah laman webmu telah memenuhi standar W3C untuk HTML/XHTML. Laman web yang memenuhi standar tersebut akan dianggap lebih dapat dipercaya atau lebih berkualitas oleh mesin pencari, sehingga lebih diutamakan dalam hasil pencarian.

  1. Evaluasi domain

Terdapat beberapa aturan ketika menentukan nama domain. Pertama, hindari penggunaan tanda ( – ) atau hyphen. Kemudian, usahakan untuk menggunakan kata kuncimu dengan tetap memperhatikan kemudahan nama tersebut untuk diingat. Misalnya, jika lamanmu menjual kosmetik lokal, maka keyword yang dapat digunakan adalah ‘kosmetik’ dan nama domain yang dapat kamu pakai adalah ‘kosmetiklokal.com.’ Gunakan pula tipe domain yang sesuai ya! Apabila bisnismu bergerak dalam skala lokal, maka .co.id akan lebih baik digunakan daripada .com.

  1. Evaluasi bagian-bagian dalam laman web
Baca juga :   Belajar Wordpress bagi Pemula

Salah satu bagian penting adalah sitemap yang dapat mempermudah navigasi dalam laman web. Selain itu, pastikan bahwa tersedia halaman About Us yang mendeskripsikan perusahaanmu bergerak di bidang apa, sehingga pengunjung mendapat kesan bahwa usahamu dapat dipercaya serta kredibel. Bagian penting berikutnya adalah Terms and Conditions yang berisikan kumpulan peraturan yang harus disetujui pengunjung sebelum menggunakan layanan dalam laman webmu. Ketiga bagian tersebut ternyata memengaruhi proses mesin pencari dalam mengenal isi laman webmu, serta peringkat laman webmu dibandingkan web lain yang sejenis.

  1. Tinjau mesin pencari

Pastikan bahwa laman webmu telah terdaftar pada mesin pencari. Kamu dapat mendaftarkan dengan cara mengisi submission form yang disediakan mesin pencari bersangkutan. Agar proses pendaftaran lebih cepat, kamu bisa memanfaatkan crawling, yang merupakan cara mesin pencari untuk menemukan laman web baru.

Leave a Reply