Struktur ruang terbuka dalam arsitektur lansekap

Struktur ruang terbuka dalam arsitektur lansekap

Dalam arsitektur lansekap kita akan mempelajari struktur ruang terbuka hijau, dimana struktur ini akan menjelaskan ruang lingkup antara child and parent dari hubungan struktur yang disusun dalam ruang terbuka.

struktur ruang terbuka

Untuk menjelaskan struktur gambar diatas, terdapat beberapa definisi dari susunan struktur diatas, definisi ini yaitu :

1. Struktur Ruang Terbuka Hijau Lindung (RTHL)

Ruang Terbuka Hijau Lindung (RTHL) merupakan ruang yang memiliki kawasan yang sangat luas ditinjau dari berbagai sudut pandang. Penggunaan dari RTHL ini bersifat terbuka dan umum dan juga kawasan dari RTHL ini di dominasi oleh tanaman, baik yang secara alami ataupun yang dibudidayakan. Kawasan Ruang Terbuka Hijau Lindung (RTHL) ini mencakup cagar alam, hutan bakau, kawasan pertanian, hutan wisata dan lain-lain.

2. Struktur Ruang Terbuka Hijau Binaan (RTHB)

Ruang Terbuka Hijau Binaan (RTHB) merupakan ruang yang memiliki kawasan yang sangat luas ditinjau dari berbagai sudut pandang. Penggunaan dari RTHB ini bersifat terbuka dan umum, dan untuk kawasan dari RTHB ini areanya didominasi oleh perkerasan buatan yang memiliki sebagian kecil tanaman.

Tujuan dari RTHB ini yaitu sebagai upaya dalam menjaga keseimbangan antara ruang yang dibangun dan ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi sebagai jantung kota, mencegah polusi, peresapan air dan perlindungan terhadap flora.
Kawasan Ruang Terbuka Hijau Binaan (RTHB) ini memiliki manfaat yang ditujukan untuk fasilitas umum, hutan kota, taman perumahan, pemakaman umum, bangunan pelengkap dan kelengkapannya.

3. Struktur Ruang Terbuka Binaan Publik (RTBP)

Ruang Terbuka Binaan Publik (RTBP) merupakan ruang yang memiliki kawasan yang sangat luas ditinjau dari berbagai sudut pandang. Penggunaan dari RTHB ini bersifat terbuka dan umum serta didominasi keseluruhan areanya oleh perkerasan.

Baca juga :   Makna dari bentuk elemen ruang

Ruang Terbuka Binaan Publik (RTBP) yang mencakup kawasan yang cukup luas (makro) seperti : Bandar udara, pelabuhan, ruang jalan, dan daerah rekreasi sedangkan yang mencakup kawasan yang kecil (mikro) seperti : halaman tempat ibadah, plaza, mall dan lingkungan terbatas lainnya.

4. Struktur Ruang Terbuka Binaan Privat (RTBPV)

Ruang Terbuka Binaan Privat (RTBPV) merupakan ruang yang memiliki kawasan yang sangat luas ditinjau dari berbagai sudut pandang. Penggunaan dari RTHB ini bersifat terbatas dan pribadi. Ruang Terbuka Binaan Privat (RTBPV) antara lain adalah halaman rumah tinggal.
Dengan memahami definisi dari struktur ruang terbuka dalam arsitektur lansekap ini kiranya akan mempermudah kita bagaimana seharusnya seorang arsitek akan merencanakan ruang terbuka untuk tata kota yang nyaman, stabil serta memiliki syncronisasi yang baik antara ruang terbuka dan pengguna dari ruang terbuka tersebut.

Mohon dukungannya...
Ayo dukung website perpusteknik.com dengan berlangganan konten terbaru !! caranya dengan mengklik lonceng disudut kiri bawah atau lihat petunjuknya disini… dan jangan lupa juga bagikan konten-konten di perpusteknik.com untuk saling menambah pengetahuan melalui media sosial. Terima kasih atas dukungannya ^_^…

Perpus Teknik

Pemilik sekaligus pengelola Website Perpusteknik.com

Leave a Reply

Hak Cipta © PerpusTeknik 2020