3 Cara menghitung material bangunan rumah

Posted on
Sebelum anda membangun rumah, ada baiknya anda harus mengetahui bagaimana cara menghitung material bangunan, hal ini berfungsi agar anggaran dalam pembangunan dapat dikontrol dengan pembelanjaan material yang lebih bijak. setiap bangunan memiliki item-item pekerjaan, Item-item yang dimaksud adalah : Pekerjaan galian tanah, pekerjaan pondasi, pekerjaan beton, pekerjaan dinding, pekerjaan atap, pekerjaan plafon, pekerjaan profil dan lain-lain.

[sc name=”iklan umum link”] Tak hanya itu, item-item pekerjaan bervariasi antara bangunan 1 dengan bangunan lainnya hal ini dikarenakan setiap penghuni rumah memiliki selera yang berbeda beda dalam menentukan suasana ruangan yang akan ditempatinya, mulai dari ukuran, biaya, aksesoris dan perkembangan zaman. melalui kesempatan ini, perpusteknik.com akan memberikan panduan tentang bagaimana cara menghitung bangunan rumah dengan tips-tips berikut :

1. Cara menghitung material bangunan rumah dengan melihat gambar
Hal pertama yang perlu anda perhatikan adalah dengan melihat gambar dan menghitung volume dari setiap item pekerjaan yang ada di gambar. Biasanya gambar bisa dilakukan secara manual atau komputerisasi dengan menggunakan software yang terkenal yaitu autocad. gambar adalah panduan untuk menghitung volume item pekerjaan, dimana anda harus memperhatikan ukuran-ukuran gambar serta kesesuaian anda gambar dan kondisi lapangan. Masalah yang sering terjadi dilapangan kadang pada saat selesai menghitung volume item pekerjaan, ada-ada saja yang dapat membuat rencana berubah, misalnya pada saat mengukur lahan yang digunakan untuk membangun rumah, ternyata ukurannya sudah sampai pada lahan tetangga, otomatis diadakan revisi desain berupa pengurangan ukuran, maka dari pengurangan item pekerjaan inilah yang akan membuat material bangunan ikut berkurang. Selain itu, gambar juga dapat dibuat menjadi syarat kelengkapan dokumen dalam mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan) agar tidak menimbulkan masalah pada kemudian hari.
Baca juga :   5 Penyebab beton retak pada stuktur bangunan
2. Cara menghitung material bangunan rumah dengan meninjau SNI
Selanjutnya, setelah anda menghitung volume item pekerjaan pada gambar bangunan, anda dapat memprediksi kebutuhan material dengan SNI yang merupakan singkatan dari (Standar Nasional Indonesia) yang mengacu pada HSP (Harga Satuan Pekerjaan). SNI adalah standar acuan dalam melakukan pembangunan dari segi kualitas maupun kuantitas. Dalam urusan menghitung kuantitas bangunan, anda tidak perlu khawatir lagi, karena perpusteknik.com juga menyediakan petunjuk tentang bagaimana cara menghitung material bangunan pada kategori kuantitas. Pada kategori kuantitas, anda akan diajarkan tentang bagaimana cara menganalisis gambar untuk dijadikan acuan dalam perhitungan kuantitas bangunan gedung. dengan melampirkan data SNI HSP yang lebih mempermudah anda dalam memahami perhitungan kuantitas bangunan. misalnya, anda dapat melihat contoh perhitungan tentang cara menghitung volume pondasi jalur, di konten tersebut menyediakan gambar untuk acuan perhitungan, cara menganalisis perhitungan, cara menghitung dan lampiran SNI yang memuat takaran material untuk setiap 1 m3 pekerjaan pondasi.

2 comments

Leave a Reply