membuat blog

Mengubah Mindset (Pola Pikir) dalam Membuat Blog

Posted on
Apakah anda sangat ingin menghasilkan uang dengan blog? mengapa anda sangat tertarik melakukannya? bukankah diluar sana masih banyak pekerjaan  yang memberikan penghasilan besar dengan jabatan dan fasilitas yang memadai? kenapa memilih mencari uang dengan membuat blog? kali ini perpusteknik.com akan membahas tenang “mengubah mindset (pola pikir) dalam membuat blog” dimana konten ini akan menerangkan kepada anda tentang bagaimana seharusnya cara pola pikir yang baik dalam membuat blog. pola pikir ini menyangkut :
1. Pola Pikir mencari Uang
Sudah banyak orang yang mengetahui bahwa dengan membuat blog, pundi-pundi rupiah akan mengalir ke rekening pemilik blog tersebut. awalnya bagi sebagian orang mungkin berfiikir bahwa membuat blog dengan mengharapkan mendapatkan lebih banyak uang itu mudah untuk dilaksanakan, maka tak jarang blogger pemula menjadikan tujuan utama untuk membuat blog “hanya untuk mendapatkan uang”. maka tak jarang dengan pola pikir seperti ini blogger pemula akan melakukan apapun demi mendapatkan uang banyak dengan blog. dari beberapa cara, banyak blogger pemula membuat blog yang  dengan : [sc name=”adsense-blogger-link” ]
1.1 Menyajikan Konten Terlarang
Menyajikan koten terlarang mungkin wajar-wajar saja bagi suami isteri atau remaja yang berusia +18 Tahun, asalkan di dalam konten terlarang tersebut menyediakan konten yang wajar sesuai dengan ajaran-ajaran islam menyangkut hal-hal dewasa, tetapi apa jadinya jika blogger pemula menyajikan konten terlarang yang sudah lengkap ? dilengkapi dengan video-video p*rn* dan video-video / konten yang memancing kejahatan s*ksu*l ?. tak dapat dipungkiri bahwa pengunjung dunia maya lebih meminati konten-konten yang berbaur dengan hal-hal dewasa sehingga dengan kemungkinan inilah blogger pemula rela menanggung dosa hanya demi mendapatkan uang dengan menayangkan konten-konten terlarang yang sudah diluar batas wajar di blognya.
Baca juga :   Cara membuat statistik blog dengan histats !!
1.2 Copy Paste Konten
Copy Paste konten wajar-wajar saja jika ada kreativitas sendiri dalam memodifikasi konten, tetapi bagi sebagian blogger pemula yang menjadikan tujuan utamanya dalam membuat blog adalah mencari uang, maka mereka akan terpaksa melakukan copy paste konten untuk menambah konten-konten blognya, alasannya sih kehabisan ide, malas, ingin instant dan lain-lain. dengan alasan inilah, seorang blogger pemula akan merasa mudah dan cepat menyajikan konten-konten di blognya. Ketahuilah Copy Paste konten akan mempengaruhi peringkat blog anda sebagai seorang blogger, karena search engine sangat membenci konten-konten hasil copy paste dan jangan heran blog anda jarang menempati posisi pertama dalam search engine dan jarang mendapatkan pengunjung. untuk itu, walaupun konten yang disajikan terkesan copy paste setidaknya berikan sentuhan kreativitas sendiri dalam konten tersebut.
1.3 Menyebarkan Berita HOAX
Zaman sekarang terkadang cara ampuh mendapatkan banyak pengunjung yaitu dengan menyebarkan berita HOAX. orang-orang di dunia maya kadang mencari berita segar yang sedang terjadi saat ini dan hal tersebut kadang menjadi kesempatan bagi blogger untuk membuat konten HOAX yaitu konten yang belum tentu kebenarannya. dengan pengunjung yang banyak, maka tak jarang pundi-pundi rupiah pun akan berjalan dari tiap tayangan iklan yang dihasilkan, tetapi taukah anda efek negatif dari berita HOAX ini ? efek yang akan ditimbulkan antara lain : 1). Menimbulkan kegaduhan dikalangan masyarakat, 2). Blog anda menjadi bahan hujatan / komentar negatif dari berbagai kalangan, 3). Berurusan dengan pihak berwajib. untuk itu sebisa mungkin jangan menyebarkan berita HOAX hanya untuk mendapatkan uang dengan blog. [sc name=”adsense-blogger-display” ]
2. Pola Pikir menyediakan konten berkualitas
Memang tidak ada salahnya jika ada yang membuat blog dengan tujuan untuk mendapatkan uang, karena memang setiap usaha layak mendapatkan bayaran. tetapi taukah anda ada yang lebih berharga dalam pembuatan blog dibandingkan dengan tujuan “mencari uang” ?. ya, jawabannya adalah “menyediakan konten berkualitas”.

Leave a Reply