Perbedaan Teknik Sipil dan Teknik Arsitek

Posted on
Perbedaan Teknik Sipil dan Teknik Arsitek – Di dalam dunia konstruksi, sering kali kita akan menemui orang-orang staf kantor maupun lapangan yang yang terdiri dari anak Teknik Sipil dan anak Teknik Arsitek. Keduanya memiliki perbedaan yang berhubungan dengan pembangunan yang akan dilaksanakan. Perbedaan Teknik Sipil dan Teknik Arsitek akan nampak pada peran, tugas dan tanggung jawabnya terhadap pembangunan. Pada topik kali ini, perpusteknik.com akan membahas mengenai perbedaan Teknik Sipil dan Teknik Arsitek.
Perbedaan teknik sipil dan teknik arsitek

[sc name=”iklan umum link”]

  1. Teknik sipil
perbedaan teknik sipil dan teknik arsitek
Teknik sipil adalah ilmu yang mempelajari tentang “kekuatan dan efisiensi” dari sebuah konsep perencanaan yang di telah konsepkan. Di dalam sebuah perencanaan, tak menutup kemungkinan konsep desain yang dibuat oleh anak Teknik Arsitek sudah 100% terjamin kualitas strukturnya, efisiensi bahan, metode pelaksanaan yang digunakan dan efisiensi anggaran yang digunakan. Untuk itu, di dalam memecahkan permasalahan tersebut, sangat dibutuhkan peran anak Teknik Sipil, agar selain memiliki konsep yang bagus dari segi keindahan bentuk dan warna, pembangunan juga memiliki kekuatan struktur yang stabil. Anak Teknik Sipil berperan penting di dalam menyumbangkan ide pada desain pembangunan yang di lakukan oleh anak Teknik Arsitek, tetapi ide yang disumbangkan hanyalah sebatas pertimbangan kekuatan struktur yang di tuangkan di dalam analisa teknis. Analisa teknis biasanya mencakup perhitungan dan dokumen pendukung lainnya yang sebagai berikut :
  • Analisa beban hidup
  • Analisa beban mati
  • Analisa beban angin
  • Analisa beban gempa
  • Analisa beban gravitasi
  • Kekuatan bahan
  • Elastisitas komponen struktur
  • Metode pelaksanaan
  • RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan)
  • MC-0
  • Justifikasi teknis
  • Dll.
  1. Teknik arsitek
perbedaan teknik sipil dan teknik arsitek
Teknik Arsitek adalah ilmu yang mempelajari tentang penciptaan ide dan kreatifitas desain yang mengambil nilai-nilai keindahan dan estetika. Setiap pembangunan yang akan dilaksanakan, awal mulanya akan diserahkan kepada anak Teknik Arsitek dimana pihak arsitek memiliki peran dan tanggung jawab untuk melakukan perencanaan awal. Perencanaan awal ini meliputi :

Leave a Reply