Proses Pemasangan Kanstin

Cara Memasang Kanstin untuk Proyek Trotoar Jalan

Posted on

Pengertian dari kanstin trotoar adalah kanstin yang pada umumnya dimanfaatkan para kontraktor sebagai alat pemisah antara badan jalan dengan trotoar. Generator ini bisa dimanfaatkan pejalan kaki karena memiliki desain khusus yang tidak dimiliki oleh jenis lainnya.

Di mana kanstin trotoar jalan cenderung lebih tinggi Apabila dibandingkan dengan kastin untuk kebutuhan taman, area jalan raya ataupun arah yang biasanya dilalui oleh kendaraan. Kanstin untuk kebutuhan trotoar juga mempunyai ukuran berbeda dengan ukuran yang dimiliki oleh kanstin jenis lainnya.

Sementara pengertian kanstin secara umum yaitu merupakan salah satu produk beton precast yang memiliki fungsi sebagai pembatas jalan. Kanstin biasanya digunakan pada suatu jalan. Tujuannya agar antara Lajur kendaraan dengan lajur pejalan kaki bisa dibedakan. Penggunaan kanstin lainnya yaitu bisa Kamu temukan pada jalur paving. Tujuannya sendiri adalah agar tidak berpindah dari titik semula dan agar tidak mudah hancur.

Sebelum Pemasangan Kanstin
Sumber: instagram@jayapavingmalang2

Cara Memasang Kanstin untuk Proyek Trotoar Jalan

Agar terhindar dari resiko kerja saat melakukan pemasangan kanstin untuk proyek trotoar jalan, Kamu perlu mempelajari langkah-langkah yang baik dan benar sesuai pada ulasan berikut ini.

1. Persiapan dan pembersihan area pemasangan kanstin

Metode pemasangan kerb/kanstin yang kedua adalah melakukan persiapan dan pembersihan area pemasangan kanstin. Pastikan lokasi yang akan dipasang kanstin memiliki permukaan tanah yang padat dan rata.

Selain itu, pastikan juga saat prosespemasangan tidak mengganggu salurain air di sekitarnya. Dengan begitu, tidak akan muncul genangan pada permukaan tanah yang sulit mengalir ke saluran air karena terhambat kanstin.

2. Proses pembuatan drainase

Pada umumnya hampir seluruh proses pembuatan jalan yang menggunakan drainase sebagai saluran pembuangan air dinilai cukup solutif dalam mengatasi masalah. Jika penerapannya dilakukan secara benar maka genangan air dapat dikurangi dengan baik. Dengan begitu jalan pun akan menjadi tahan terhadap kerusakan atau lubang.

Baca juga :   Jenis-jenis obat pengeras beton

Kamu memerlukan jarak sekitar 100 m sampai 150 m untuk digunakan saat proses pemasangan kanstin yang dilakukan pada tepi jalan atau tembok. Jadi air bisa mengalir turun melewati saluran paving tersebut. Ketika perbaikan drainase pada sebuah fasilitas jalan dilakukan, seringkali para pengguna jalan mengalami gangguan.

Salah satu gangguan tersebut adalah jalan ditutup dan dialihkan ke jalan alternatif yang jaraknya lebih jauh. Maka dari itu Kamu perlu sebuah teknik desain drainase yang berupa longitudinal fall atau cross fall yang mana diarahkan keluar. Atau juga dapat dengan mengarahkannya pada hutan atau taman. 1,5 Hingga 2 derajat adalah sudut kemiringan paling profesional yang dilakukan untuk pembuatan drainase.

3. Proses pembuatan alas kanstin

Pertama-tama hal yang perlu Kamu kerjakan adalah membuat alas kanstin terlebih dahulu. Caranya dengan menggunakan rabat beton sebelum memulai proses peletakan kanstin di sebidang tanah. Kamu memerlukan kurang lebih 150 mm yang digunakan untuk tingkat ketebalan alas.

Penggunaan dari rabat beton ini adalah sebagai bahan struktural yang bisa menunjang tingkat kestabilitasan kanstin. Maka dari itu Kamu tidak perlu ragu apabila permukaan kanstin sedikit tenggelam atau turun ke dalam tanah. Karena jika dipadukan dengan rabat beton maka tentu saja struktur dari kanstin nampak lebih kokoh.

Proses Pemasangan Kanstin
Sumber: instagram@mtblock.id

4. Proses peletakan kanstin beton

Langkah selanjutnya yaitu proses peletakan kanstin untuk proyek trotoar jalan. Proses pemasangan kanstin juga terbilang cukup mudah dan sederhana sebagaimana proses pemasangan beton precast pada umumnya. Meskipun terdapat berbagai jenis kanstin, namun cara pemasangannya secara garis besar tidak jauh berbeda.

Leave a Reply