Perbedaan grup dan komponen di sketchup

Perbedaan grup dan komponen di sketchup

Perbedaan grup dan komponen di sketchup pada saat anda menggambar akan terlihat jelas pada saat anda sedang menggambar ataupun mengelola objek yang anda buat. Walaupun bukan menjadi sebuah kewajiban seorang drafter untuk menerapkan grup atau komponen ketika membuat objek, anda tetap disarankan untuk menggunakan grup dan komponen ketika sementara menggambar di software sketchup. Umumnya, ketika anda menggambar dan tidak menggunakan kedua fungsi ini, gambar akan saling menempel antara satu dengan lainnya dan ini akan menjadikan anda sulit di dalam melakukan pengeditan. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lanjut, saya akan menjelaskannya secara rinci kedua perbedaan tersebut.

Perbedaan grup dan komponen di sketchup

Perbedaan grup dan komponen di sketchup
Gambar 1. Rencana desain tambahan bangunan IPA
1. Grup di sketchup

Fungsi dari grup di dalam software sketchup sangat berguna untuk menyatukan semua objek yang terpisah menjadi satu kesatuan, membuat grup cukuplah mudah yaitu hanya dengan

  1. Menyeleksi beberapa objek yang hendak dibuat grup
  2. klik kanan
  3. Pilih make group

saya mengambil contoh pada gambar 1. rencana desain tambahan bangunan IPA yang pernah saya kerjakan di salah satu perusahaan konstruksi, Bangunan tersebut terdiri dari beberapa komponen dan beberapa grup, Supaya lebih jelas saya akan memperlihatkan bagaimana objek yang sudah dijadikan grup pada bangunan ini.

Perbedaan grup dan komponen di sketchup
Gambar 2. Menyeleksi objek yang sudah dijadikan grup

Pada gambar 2 di atas saya telah memperlihakan bagaimana fungsi dari grup ini bekerja. Ketika saya ingin memindahkan atap, objek-objek yang terkait dengan atap juga terangkat

2. Komponen di sketchup

Setelah memahami fungsi dari grup, waktunya anda memahami komponen. Jika anda masih awam mengenai software sketchup, mungkin anda menganggap kedua fungsi ini memiliki kesamaan. Tetapi sayangnya anda salah, karena, walaupun tujuan dari kedua fungsi ini dapat menyatukan objek yang terpisah, komponen akan mempengaruhi objek yang sudah di duplikasi dari objek yang telah di jadikan komponen. Pada contoh kali ini anda akan benar-benar memahami perbedaan grup dan komponen di sketchup.

Gambar 3. Melakukan pengeditan dengan objek yang sudah di grup
Gambar 4. Objek komponen copy mengikuti perilaku objek grup asli dirubah menjadi komponen

Dari gambar 3 dan gambar 4 anda sudah dapat melihat perbedaannya, ketika saya melakukan push pada “objek grup asli dirubah menjadi komponen” maka “objek komponen hasil peng-copy-an” juga akan ikut berubah, tetapi “objek grup hasil peng-copy-an” tidak berubah.

Baca juga :   Cara melubangi objek di sketchup

Intinya, perbedaan grup dan komponen di sketchup adalah, komponen sangat efektif ketika anda ingin merubah satu gambar dari hasil yang di copy dalam jumlah yang sangat banyak. sedangkan grup tidak akan merubah hasil peng-copyan. Untuk mempraktekannya anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut :

  1. Seleksi sebuah objek
  2. klik kanan
  3. pilih make component
  4. copy objek tersebut sebanyak-banyaknya
  5. lakukan pengeditan hanya pada satu objek
  6. semua objek pasti akan mengikuti objek yang sedang anda edit.

Walaupun anda dapat membuat objek komponen dengan sendirinya, anda juga dapat mengimport objek komponen dari library sketchup di https://3dwarehouse.sketchup.com/ sesuai dengan petunjuk Cara menambah komponen di Sketchup

Mohon dukungannya...
Ayo dukung website perpusteknik.com dengan berlangganan konten terbaru !! caranya dengan mengklik lonceng disudut kiri bawah atau lihat petunjuknya disini… dan jangan lupa juga bagikan konten-konten di perpusteknik.com untuk saling menambah pengetahuan melalui media sosial. Terima kasih atas dukungannya ^_^…

Perpus Teknik

Pemilik sekaligus pengelola Website Perpusteknik.com

2 thoughts on “Perbedaan grup dan komponen di sketchup

    1. ow iya, make unique fungsinya untuk menjadikan objek yang di copy atau objek asli dari hasil komponen tidak saling mengikuti secara otomatis apabila dilakukan pengeditan. Misalnya, anda membuat objek jendela dan telah di jadikan “komponen” setelah itu anda mencopy objek tersebut. Jika hasil copy-an atau objek aslinya dijadikan “make unique”, maka apabila diedit salah satunya tidak akan merubah bentuk ataupun warna objek lainnya…

Leave a Reply

Hak Cipta © PerpusTeknik 2020