kelebihan dan kekurangan bata ringan

Kelebihan dan kekurangan bata ringan

Posted on
Kelebihan dan kekurangan bata ringan di dunia konstruksi biasanya menjadi pertimbangan khusus bagi para arsitek desain gedung merencanakan pembangunan sesuai dengan kondisi lapangan dan keuangan proyek konstruksi. Di dunia konstruksi yang memiliki struktur yang kompleks, ada beberapa jenis batu dasar yang sering digunakan untuk membuat dinding pada gedung yaitu : Bata merah, Batako dan Bata ringan. Beberapa jenis batu ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tak terkecuali dengan bata ringan yang menjadi topik pembahasan pada konten ini. Tetapi, sebelum melangkah ke topik “kelebihan dan kekurangan bata ringan”, ada baiknya dulu didahului seputar penjelasan singkat mengenai bata ringan. [sc name=”iklan-display-terbaik” ] [sc name=”iklan-umum-link” ]
Apa itu bata ringan ?
Bata ringan merupakan jenis batu yang sering digunakan di dunia konstruksi untuk dijadikan komponen dinding pada sebuah gedung. Dalam istilah lain, bata ringan juga sering disebut dengan bata celcon atau bata hebel. Sesuai dengan namanya, bata ringan memiliki warna puih keabu-abuan dan bata ringan memiliki bobot yang cukup ringan apabila diangkat walaupun memiliki ukuran yang cukup besar dibandingkan dengan bata merah ataupun batako. Dimensi bata ringan umumnya berukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 7.5 cm sampai 10 cm dan untuk beratnya rata-rata ± 750 Kg/m3. Pada perhitungan luasan dinding, 1 m2 biasanya membutuhkan 9 bh bata ringan. Walaupun memiliki bobot yang cukup ringan dengan dimensi yang cukup besar dibandingkan bata merah dan batako, bata ringan memiliki daya tekan yang cukup kuat, yaitu ± 45 Kg/cm2. Pada pelaksanaannya bata ringan membutuhkan perekat khusus untuk merekatkannya yang dikenal dengan semen instan atau mortar. Keunggulan dari semen instan ini untuk bata ringan yaitu cukup dicampur dengan air saja dan semen ini siap digunakan karena semen instan adalah material komposit yang terdiri dari : Semen PC1, pasir khusus, bahan tambahan (aditif) dan bahan pengisi (Premium filler). Selain penggunan semen instan cukup mudah dan cepat untuk diaplikasikan, semen instan memiliki daya rekat yang lebih kuat dibandingkan dengan semen dan campuran pasir lainnya. Beberpa jenis semen instan atau perekat bata ringan yang sering digunakan yaitu :

Leave a Reply