Pengertian dan jenis-jenis paving block

Pengertian dan jenis-jenis paving block

Di dalam dunia konstruksi, khususnya pada pekerjaan pedestrian atau pada jalan kawasan perumahan seringkali kita melihat batu-batu yang saling mengunci dengan berbagai jenis pola kuncian yang sering kita lalui. Bagi orang yang sudah berpengalaman dibidang konstruksi, pasti sudah mengenal bahan konstruksi yang satu ini. Ya, bahan konstruksi ini disebut dengan “paving block”. Dalam istilah lain, paving block juga dikenal dengan “conblock”, sedangkan jenis-jenis paving block sendiri terdiri dari beberapa jenis, yang dimana terdiri dari bentuk, pola dan warna yang berbeda-beda. Untuk mengenal lebih jauh mengenai pengertian dan jenis-jenis paving block secara teknis, perpusteknik.com akan membahasnya pada 2 topik berikut :

1. Pengertian paving block

Menurut SII.0819-88, paving block adalah komposisi dasar bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen atau perekat hidrolis lainnya yang berupa air dan agregat dengan atau tanpa bahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton tersebut.

Disisi lain, terdapat definisi lain mengenai paving block yang ada pada SK SNI T-04-1990-F yang menjelaskan bahwa paving block merupakan segmen-segmen kecil yang dibuat dari beton yang berbentuk segi empat ataupun segi banyak yang dipasang dengan sistem saling mengunci.

Pada pembuatannya, paving block diproduksi dan dipakai serta difungsikan untuk menjadikan lokasi yang dilalui lalui selalu keras dan memiliki daya serap air yang sedikit, semakin kecil daya serap air pada paving block, maka semakin baik pula kualitas paving block tersebut. Mengacu pada mutu standar SNI, hal ini diatur dalam SNI 030691 1996 menyangkut mutu beton paving block yang meliputi :

  1. Bata beton mutu A, memiliki kuat tekan minimum 35 MPa dan rata-rata 40 MPa dengan penyerapan air maksimal sebesar 3%. penggunaan bata beton mutu A ini umumnya digunakan untuk jalan.
  2. Bata beton mutu B, memiliki kuat tekan minimum 17 MPa dan rata-rata 20 MPa dengan penyerapan air maksimal 6%. penggunaan bata beton mutu B ini umumnya digunakan untuk peralatan parkir.
  3. Bata beton mutu C, memiliki kuat tekan minimum 12.5 MPa dan rata-rata 15 MPa dengan penyerapan air maksimal 8%. penggunaan bata beton mutu C ini umumnya digunakan untuk pejalan kaki.
  4. Bata beton mutu D, memiliki kuat tekan minimum 8.5 MPa dan rata-rata 10 MPa dengan penyerapan air maksimal 10%. penggunaan bata beton mutu D ini umumnya digunakan untuk taman dan penggunaan lain.
Baca juga :   Yuk Ketahui Cara Pemasangan Paving Block

2. Jenis-jenis paving block

Berdasarkan jenis-jenis paving block, terdapat beberapa jenis yang sering digunakan di dalam proyek konstruksi yang meliputi :

2.1 Paving block cacing
jenis paving block

Penggunaan jenis paving block cacing ini dipakai karena keunggulannya yang membutuhkan lebih sedikit jumlah paving block dalam pemakaian 1 m2 dengan penggunaan 39 buah/m2. Ukuran dari paving block cacing (zig-zag) ini untuk setiap buahnya memiliki dimensi panjang 22.5 cm, lebar 11.2 cm dengan ketebalan 6 cm atau 8 cm bahkan tebal 10 cm.

Jenis paving block cacing ini juga tersedia dalam berbagai macam warna yang mencakup : Hitam, kuning, merah, abu-abu dan hijau yang membuat tukang leluasa dalam mengatur pola agar terlihat unik, indah dan enak dipandang mata. Penggunaan jenis paving block cacing ini biasanya sering digunakan pada perkerasan jalan di lokasi perumahan.

2.2. Paving block persegi panjang (bata)
jenis paving block

Sesuai dengan namanya jenis paving block persegi panjang memiliki bentuk persegi panjang dengan dimensi panjang 21 cm, lebar 10.5 cm dan ketebalan 6 cm, 8 cm atau 10 cm. Paving block persegi panjang ini tergolong kuat karena sering digunakan pada jalan yang sering dilalui oleh kendaraan dengan cara pasang yang mudah. Sama seperti paving block cacing, paving block persegi panjang ini tersedia dalam berbagai warna yaitu : Hitam, kuning, merah, abu-abu dan hijau, sedangkan untuk pemasangannya membutuhkan sekitar 44 buah/m2.

— 2.3. Paving block hexagon
jenis paving block

Paving block hexagon merupakan jenis paving block yang memiliki 6 sisi dengan sisi-sisi yang unik. Penggunaan jenis hexagon ini biasanya lebih banyak digunakan pada trotoar, tetapi masih banyak juga digunakan pada jalan lainnya seperti pada jalan di lokasi perumahan. Paving block hexagon tergolong sangat kuat dan terlihat unik jika dipasang, yang dimana bentuk persegi memiliki ukuran 20 x 20 cm dengan ketebalan 6 cm, 8 cm bahkan 10 cm. Untuk pemasangannya, bisanya membutuhkan sekitar 27 buah/m2.

Baca juga :   Perbedaan bata merah dan bata ekspos
— 2.4. Paving block topi uskup
jenis paving block

Jenis paving block topi uskup merupakan paving block yang berbentuk persegitiga yang menyerupai bentuk topi. Penggunaan paving block topi uskup sering digunakan pada penutup samping susunan paving block lainnya untuk menghasilkan sisi jalan paving block yang lurus dan tidak meninggalkan void disisinya. dengan ketebalan 6 cm atau 8 cm, kebutuhan untuk setiap 1 m’ tatanan paving block topi uskup diprediksikan membutuhkan sekitar 3.3 buah/m’.

Baca juga: Jual Paving Block

— 2.5. Paving block trihex
jenis paving block

Jenis paving block trihex merupakan jenis paving block yang tergolong untik, karena berbentuk segtiga dengan sisi-sisi yang unik. Selain berfungsi dijadikan perkerasan jalan trotoar ataupun kompleks perumahan, paving block trihex juga dapat dijadikan motif hiasan yang bernilai seni dalam tatanan paving block. dengan ukuran 19.7 x 9.6 cm dan memiliki tebal 6 cm, 8 cm atau 10 cm, sekiranya butuh 39 buah/m2.

— 2.6. Paving block tahu/ubin
jenis paving block

Paving block tahu/ubin merupakan bentuk paving block yang tergolong sederhana yang menyerupai tahu/ubin. Penggunaannya sering diaplikasikan pada lapisan area garasi rumah. Untuk ukurannya sendiri, paving block tahu/ubin memiliki 2 variasi ukuran yaitu : panjang 10.5 cm dan lebar 10.5 cm dengan ketebalan 6 cm atau 8 cm untuk luasan /m2 membutuhkan 88 buah/m2, dan ada juga yang berukuran panjang 21 cm, lebar 21 cm serta memiliki ketebalan 6 cm untuk luasan /m2 membutuhkan 22 buah/m2.

— 2.7. Paving block ubin set
jenis paving block

Jenis paving block ubin set ini bentuk hampir sama dengan paving block tahu/ubin tetapi memiliki pola yang berbeda pada pada permukannya, dimana permukan paving block ubin set terlihat seperti dari beberapa kumpulan ubin. Untuk ukurannya, jenis paving block ubin set memiliki ukuran 21 x 21 cm dan ada juga yang berukuran 10.5 x 10.5 cm dengan ketebalan 6 cm atau 8 cm.

Mohon dukungannya...
Ayo dukung website perpusteknik.com dengan berlangganan konten terbaru !! caranya dengan mengklik lonceng disudut kiri bawah atau lihat petunjuknya disini… dan jangan lupa juga bagikan konten-konten di perpusteknik.com untuk saling menambah pengetahuan melalui media sosial. Terima kasih atas dukungannya ^_^…

Perpus Teknik

Pemilik sekaligus pengelola Website Perpusteknik.com

Leave a Reply

Hak Cipta © PerpusTeknik 2020